TES KOMPETENSI: Metode Assessment Centre Masih Dianggap Sebagai Metode Terbaik untuk Pemetaan Kompetensi

Posted on Updated on

Metode Assessment Centre saat ini masih dianggap sebagai metode terbaik untuk pemetaan kompetensi. Kenapa begitu?

Diungkapkan oleh Joni Daud, kepala PKP2A I LAN bahwa  sampai saat ini metode assessment centre masih dianggap sebagai metode terbaik untuk pemetaan kompetensi. Survey menunjukkan bahwa metode assessmen memilki validitas 70 – 80%, sehingga deviasi dari metode ini hanyak 20 – 30% saja.

Joni Dawud berharap setiap assessi dapat  sungguh sungguh mengikuti proses assessment. Kesungguhan assessi pada setiap proses assessment sangat berpengaruh pada tingkat kejelasan penilaian.

Jhoni mengharapkan kepada setiap assessi agar berperan  aktif saat menjawab setiap pertanyaan dari assessor baik dalam bentuk tulisan maupun jawaban lisan pada saat sesi wawancara berlangsung, sehingga assessor dapat memotret kompetensi  secara keseluruhan para assessi.

Joni Dawud menambahkan penyelenggaraan assessment haruslah di dukung oleh SDM yang berpengalaman. Khususnya tenaga assessor yang telah mendapat sertifikasi dari BKN sebagai instansi Pembina jabatan fungsional assessor pemerintah.

Adapun para assessor  non PNS yang selama ini berkolaborasi dengan instansi pemerintah, hendaknya adalah assessor dari lembaga yang telah mendapatkan sertifikasi dari Lembaga Assessor terkait.

Assessment kompetensi pejabat Struktural  saat ini berlangsung di berbagai instansi di Indonesia, baik itu pejabat Struktural maupun staf fungsional umum.

Pemetaan kompetensi

Tes assesment diselenggarakan dalam rangka melakukan pemetaan kompetensi yang bertujuan untuk mendiskripsikan tentang kompetensi yang dibutuhkan oleh suatu organisasi dalam rangka mencapai tujuan dan sasaran secara memusakan sejalan dengan diterapkannya Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

Nantinya hasil tes ini dapat dipergunakan sebagai bahan pertimbangan penempatan calon pejabat struktural oleh Badan Pertimbangan Jabatan. Selain itu juga dapat dipergunakan dalam penempatan seorang PNS sesuai dengan kompetensi yang dimilikinya.

Tes Kompetensi bagi PNS oleh karena itu bertujuan untuk mengetahui kompetensi dan potensi (Pemetaan) sehingga dapat dijadikan pertimbangan dalam pengangkatan dan pemindahan Pegawai Negeri Sipil dalam jabatan struktural.

Tes Kompetensi bagi PNS di biasnya meliputi :

  1. Tes Potensi Akademik (TPA)
  2. Tes Kecerdasan
  3. Tes Stamina Kerja
  4. Tes Karya Tulis Ilmiah
  5. Wawancara
  6. Kepribadian
  7. Kecerdasan emosional
  8. Studi Kasus (problem solving)
  9. Dinamika Kelompok, dan
  10. KepemimpinanIlustrasi Tes Kompetensi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s